Kamis, 15 Mei 2014

Sigit Center





Sigit Center (SC)
Sigit Centre (SC)   merupakan lembaga research, analisis dan kajian untuk mengawal Sigit Purnomo Said  menjadi Walikota Palu  periode 2015- 2020.
Para Ulama, Kiai, cendekiawan, tokoh pengusaha, akademisi, tokoh petani, tokoh pemuda lintas partai dan lintas elemen masyarakat berkumpul di Lembaga Kajian ini untuk mengeluarkan gagasan, pemikiran dan input-input mereka yang dituangkan sebagai bahan pijakan Sigit Purnomo Said sebagai kandidat Walikota Palu.

Lembaga ini untuk mengantarkan Sigit Purnomo Said sebagai Walikota Palu.. Berbagai terobosan Sigit Center ini dan upaya untuk selalu bersama umat dan masyarakat melakukan kegiatan.
Misalnya, Jumling (jumat Keliling) dengan mengunjungi mesjid ke mesjid yang bertebaran di  45 desa se- Kota Palu dengan menyerahkan dana bantuan 25 juta rupiah sampai dengan 30 Juta Rupiah.

Mengadakan dan membangun aktifitas untuk pemuda, bidang olah raga, kesenian dan kebudayaan dan berbagai festival dan lomba yang berkaitan dengan kegiatan dan  mencarikan sponsor untuk  mendanai aktifitas tersebut.

Boling (Rabu Keliling) dengan mengunjungi dan berkeliling antar satu kecamatan dengan kecamatan yang lain untuk menjaring aspirasi masyarakat dan dialog langsung dengan seluruh elemen masyarakat. Keberpihakan  kepada Umat dn masyarakat nampak terlihat dengan semakin jelasnya kebijakan Walikota  untuk mensejahterakan masyarakat yang belum pernah dilakukan sebelumnya, antara lain:

Memberikan TF (Tunjangan Fungsional) kepada Guru-guru honorer, khususnya guru ngaji, guru agama di SD,SMP,SMA dan guru kelas di MI, MTs, dan MA. Keberpihakan Walikota untuk para pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren khususnya Ponpes Al Khairat. Selain itu, berbagai kegiatan ekonomi, pertanian dan lain sebagainya telah dilakukan secara maksimal sehingga mendapat respond dan dukungan berbagai kalangan masyarakat.

Membangun dan merehabilitasi pasar tradisional, memberi alokasi anggaran kredit untuk pedagang pasar, pedagang kecil meenengah di bidang permodalan dan modal kerja untuk industri kecil.
Tetap mengembangkan secara kreatif Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan program pengembangan komoditas Kakao,  untuk ekspor.
Mengusahakan dan memfasilitasi pelatihan keterampilan kerja untuk tenaga ahli bersertifikat di bidang bangunan, montir mobil, elektronik, elektrik, pertanian, peternakan dan perkebunan. 
Memprakarsai Program Penciptaan Lapangan Kerja
Kebijakan Ketenaga Kerjaan
Data dan Fakta pendayagunaan Tenaga Kerja Formal  dan Non Formal

Palu 5 Mei 2014
Sigit Center

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda