Tim Sigit Center
https://www.facebook.com/groups/1419743414963542/
Pasha Ungu:" Memang saya seorang penyanyi. Saya lahir dan besar di Palu. Saya merantau jauh dan berhasil di kampung orang. Saya selalu rindu kampung halaman saya, dimana banyak teman-teman masa kecil dan keluarga yang menyayangi. Keinginan untuk berbuat sesuatu untuk kemajuan kota saya Palu itulah sesungguhnya impian saya. Mungkinkah itu dapat terjadi? Apalagi kalau yang ada hanya sinisme? Saya menyadari tanpa dukungan warga Palu, harapan dan impian itu akan menguap seperti embun di pagi hari disinari Mentari.
Saya akui Ide-ide saya menyelesaikan masalah utamanya ekonomi bersifat kerakyatan. Seperti " Piara Sapi " sederhana. Tapi, itu hanya contoh saja. Teman dukung dan doakan saya. "
Pasha Ungu SIGIT CENTER
Sejumlah warga miskin diupah membersihkan salah satu fasilitas publik di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (7/5). Pemerintah setempat meluncurkan program zero property untuk penanggulangan kemiskinan menggunakan sistem padat karya yang melibatkan lebih dari 2.500 warga miskin dengan upah Rp.500.000 per bulan selama sembilan bulan.
Palu, Kontestasi Politik Pemilihan walikota Palu periode 2015-2020 saat ini telah dilirik oleh beberapa tokoh, baik dari kalangan muda sampai tua atau wajah wajah baru maupun lama
Sigit
Center (SC)
Sigit Centre (SC) merupakan lembaga research, analisis dan
kajian untuk mengawal Sigit Purnomo Said menjadi Walikota Palu periode 2015- 2020.
Para Ulama, Kiai, cendekiawan, tokoh pengusaha, akademisi,
tokoh petani, tokoh pemuda lintas partai dan lintas elemen masyarakat berkumpul
di Lembaga Kajian ini untuk mengeluarkan gagasan, pemikiran dan input-input
mereka yang dituangkan sebagai bahan pijakan Sigit Purnomo Said sebagai kandidat
Walikota Palu.
Lembaga ini untuk mengantarkan Sigit Purnomo Said sebagai
Walikota Palu.. Berbagai terobosan Sigit Center ini dan upaya untuk selalu
bersama umat dan masyarakat melakukan kegiatan.
Misalnya, Jumling (jumat Keliling) dengan mengunjungi mesjid
ke mesjid yang bertebaran di 45 desa se-
Kota Palu dengan menyerahkan dana bantuan 25 juta rupiah sampai dengan 30 Juta
Rupiah.
Mengadakan dan membangun aktifitas untuk pemuda, bidang olah
raga, kesenian dan kebudayaan dan berbagai festival dan lomba yang berkaitan
dengan kegiatan dan mencarikan sponsor
untuk mendanai aktifitas tersebut.
Palu 5 Mei 2014
Sigit Center
Mari kita beternak sapi, kita mulai beberapa ekor setelah tiga bulan Sapi gemuk harganya baik dan menguntungkan apalagi menjelang Iedul Qurban. Sigit Center akan menyediakan penyuluh peternakan tempat kita belajar piara sapi. Tiap hari susunya dapat diperah untuk belanja keluarga sehari-hari. Ini lapangan kerja yang baik untuk kita di Palu
Mari kita beternak sapi, kita mulai beberapa ekor setelah tiga bulan Sapi gemuk harganya baik dan menguntungkan apalagi menjelang Iedul Qurban. Sigit Center akan menyediakan penyuluh peternakan tempat kita belajar piara sapi. Tiap hari susunya dapat diperah untuk belanja keluarga sehari-hari. Ini lapangan kerja yang baik untuk kita di Palu
Pasha Ungu:" Memang saya seorang penyanyi. Saya lahir dan besar di Palu. Saya merantau jauh dan berhasil di kampung orang. Saya selalu rindu kampung halaman saya, dimana banyak teman-teman masa kecil dan keluarga yang menyayangi. Keinginan untuk berbuat sesuatu untuk kemajuan kota saya Palu itulah sesungguhnya impian saya. Mungkinkah itu dapat terjadi? Apalagi kalau yang ada hanya sinisme? Saya menyadari tanpa dukungan warga Palu, harapan dan impian itu akan menguap seperti embun di pagi hari disinari Mentari.
Saya akui Ide-ide saya menyelesaikan masalah utamanya ekonomi bersifat kerakyatan. Seperti " Piara Sapi " sederhana. Tapi, itu hanya contoh saja. Teman dukung dan doakan saya. "
Pasha Ungu SIGIT CENTER
Sejumlah warga miskin diupah membersihkan salah satu fasilitas publik di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (7/5). Pemerintah setempat meluncurkan program zero property untuk penanggulangan kemiskinan menggunakan sistem padat karya yang melibatkan lebih dari 2.500 warga miskin dengan upah Rp.500.000 per bulan selama sembilan bulan.
Palu, Kontestasi Politik Pemilihan walikota Palu periode 2015-2020 saat ini telah dilirik oleh beberapa tokoh, baik dari kalangan muda sampai tua atau wajah wajah baru maupun lama
PILKADA WALIKOTA PALU mulai terlihat
dibicarakan dalam salah satu layanan media sosial facebook di link
https://www.facebook.com/groups/ptpcagroup/ yang beranggotakan 7 ribu
lebih anggota
polling saat ini (tanggal 9 Januari
2014) di media sosial tersebut menunjukkan beberapa tokoh yang memiliki
potensi bakal calon walikota palu kedepan seperti :
- Hidayat M.Si
- Faisal Mahmud
- Safrudin Parigade
- Hidayat Lamakarate
- Andi Mulhanan Tombolotutu
- Hapsa Yanti Ponulele
- Pasha
- Agus Walahi




0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda